Rabu, 15 Februari 2017

Nadiem Makarim Sedih Ditinggal Rekan Sesama Pendiri Go-Jek

Michaelangelo "Mikey" Moran, salah satu pendiri Go-Jek resmi mengundurkan diri dari startup layanan transportasi berbasis aplikasi pada Selasa (18/10/2016).



Baca: Go-Jek Ditinggal Salah Satu Pendirinya

Menanggapi hal tersebut, CEO sekaligus rekan sesama pendiri Go-Jek Nadiem Makarim merasa kehilangan dan sedih.

"Tentu saja hal ini merupakan keputusan besar yang membuat kami di Go-Jek, terutama saya, merasa sedih," kata Nadiem dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Rabu (19/10/2016).

"Namun (saya) mendukung sepenuhnya keputusan Mikey Moran untuk bisa melanjutkan hal yang selalu dia senangi di dunia seni dan hiburan," lanjut Nadiem.

Memang selain berkiprah di dunia startup, Mikey juga dikenal aktif di dunia hiburan sebagai disk jockey (DJ), menggunakan nama panggung DJ Mikey.

Menurut pria yang irit bicara ini, Mikey Moran memiliki jasa yang besar dalam perkembangan Go-Jek sejak pertama kali didirikan enam tahun lalu. Mikey merupakan perancang logo Go-Jek yang sekarang dipakai sebagai identitas perusahaan dan digunakan oleh ratusan ribu mitra driver Go-Jek.



YouTube
CEO GoJek Nadiem Makarim dalam video yang mengajak pengemudi Grab dan UberMotor beralih ke GoJek.

Mikey bersama dengan Nadiem Makarim mendirikan Go-Jek pada 2010 lalu. Berdua mereka merintis Go-Jek dari nol hingga kini perusahaan tersebut telah mendapat suntikan dana hingga triliunan rupiah.

"Mikey pula yang mengawali pembangunan tim brand di Go-Jek hingga banyak dikenal oleh segala lapisan masyarakat," tulis Nadiem.

Manajemen Go-Jek akan terus menghadirkan berbagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan mitra driver dan juga memudahkan kehidupan sehari-hari pelanggan.

Selain itu, Mikey masih akan tetap menjalani peran strategis sebagai advisor bagi Go-Jek Indonesia.

Mikey bukan satu-satunya orang penting Go-Jek yang hengkang dalam kurun satu bulan ini. Sebelumnya, Go-Jek juga ditinggal oleh Vice President of Technology Product Go-Jek, Alamanda Shantika Santoso. Ala, panggilan akrabnya, meninggalkan posisinya di Go-Jek pada awal Oktober lalu.

Baca juga: Diberitakan Kehabisan Uang, Ini Tanggapan Go-Jek

Go-Jek juga sedang mendapat tekanan dari para pengemudinya yang menuntut perubahan dalam penghitungan sistem performa yang diterapkan.

Minggu lalu, massa yang terdiri atas driver Go-Jek berunjuk rasa di depan kantor pusat Go-Jek menuntut perubahan penghitungan performa.

Jumat, 10 Februari 2017

Taksi Tanpa Sopir di Singapura Tabrak Truk

Taksi tanpa awak alias self-driving car yang sedang diuji coba di Singapura bertabrakan dengan truk. Hal tersebut disampaikan oleh regulator transportasi Singapura pada Selasa (18/10/2016) lalu.



"Kendaraan uji coba itu sedang ganti jalur ketika bertabrakan dengan truk," begitu tertera di laman Facebook otoritas transportasi setempat, sebagaimana dilaporkan Reuters dan dihimpun KompasTekno, Rabu (19/10/2016).

Meski demikian, otoritas Singapura menegaskan tak ada korban dalam insiden tersebut. Kecelakaan ini juga dianggap wajar, sebab status mobil tersebut masih dalam uji coba.

Mobil itu disematkan software khusus dari nuTonomy. Startup asal Amerika Serikat tersebut dipercaya mengembangkan teknologi self-driving car untuk dioperasikan sebagai taksi publik uji coba di Singapura sejak Agustus lalu.

Baca: Taksi Tanpa Sopir Sudah Bisa Dijajal di Singapura

Menurut nuTonomy, mobil tanpa awak yang bertabrakan pada Selasa dinihari itu diawasi dua engineer. Laju mobil diklaim terhitung lambat, meski tak diumbar berapa kecepatan pastinya saat kejadian.

Diketahui, negara-negara di seluruh dunia sedang gencar mengembangkan teknologi mobil tanpa awak. Salah satu negara Asia yang paling awal mengimplementasikannya adalah Singapura.

Mobil tanpa awak di Singapura sejak Agustus

Sejak awal tahun ini, pemerintah Singapura telah menyepakati kerja sama dengan nuTonomy untuk memboyong teknologi self-driving cars. Ke depan, pemerintah agaknya bakal bekerja sama dengan lebih banyak perusahaan serupa.

Perlu dicatat, nuTonomy bukan produsen mobil, melainkan penyedia teknologi. Kendaraan-kendaraan yang diuji coba adalah buatan vendor mobil seperti Renault dan Mitsubishi.

Uji coba taksi baru di Singapura itu terdiri dari enam armada, masing-masing memiliki sistem kompleks dengan laser yang beroperasi seperti radar untuk memonitor lingkungan sekitar mobil. Ada juga beberapa kamera yang terhubung dengan software.

Taksi-taksi ini akan berjalan di daerah seluas 4 km persegi di bagian barat Singapura. Juga, ada lokasi penjemputan dan penurunan penumpang yang sudah ditetapkan, jadi penumpang tidak bisa naik dan turun semau mereka.

Selama masa uji coba, masyarakat tak dipungut biaya. Hanya saja, warga Singapura harus mendaftar untuk bisa menjajalnya. Karena masih diuji, mobil yang beredar tetap diawasi oleh tim engineer nuTonomy.

Pemerintah Singapura menargetkan realisasi armada taksi yang benar-benar tanpa sopir dimulai pada 2018 mendatang.

Minggu, 05 Februari 2017

Ini Dia Modem Internet Pertama Berteknologi 5G

Meski belum memiliki standar khusus tentang teknologi 5G, produsen semikonduktor Qualcomm sudah mengumumkan Snapdragon X50 sebagai modem pertama yang berjalan dalam platform 5G.



Executive Vice President Qualcomm Cristiano Amon dalam presentasinya pada 4G/5G Summit 2016 di Hong Kong, Selasa (18/10/2016), mengatakan bahwa X50 akan beroperasi pada gelombang milimeter (mmWave) pada spektrum 28 GHz.

Modem tersebut didesain dengan kemampuan unduh data hingga 5 Gigabit per detik (Gbps).

Chief Technology Officer Qualcomm, Matt Grob mengatakan bahwa kecepatan teknologi internet 5G sebetulnya bisa lebih dari itu, bahkan bisa mencapai 20 Gbps pada jalur down link. Adapun kecepatan up link masih belum bisa diketahui secara pasti.

Grob menyebutkan bahwa masih banyak yang bisa dikembangkan dari teknologi 5G untuk membuatnya lebih maksimal.

Setidaknya perlu riset selama 10 tahun untuk mengeksplorasi teknologi mmWave tersebut.

Saat ini, Qualcomm tengah mematangkan ekosistem 5G temuannya dan membuka peluang bagi operator untuk menguji coba teknologi tersebut.

Sampel produk X50 ini diperkirakan sudah siap digunakan untuk pengujian di lapangan pada semester kedua tahun 2017.

Produk komersial pertama dengan modem X50 diperkirakan sudah tersedia pada 2018, khususnya dipakai pada Olimpiade Korea Selatan. Adapun untuk konsumsi dunia kemungkinan bisa dimulai pada 2020.

Senin, 30 Januari 2017

Tahun Depan, Samsung Tak Bikin Galaxy Note Baru?

Samsung dikabarkan akan mengubah strategi penjualan ponselnya. Perusahaan bakal berhenti mengembangkan seri Galaxy Note dan fokus pada pengembangan seri Galaxy S saja.



Selama ini Samsung memakai strategi jagoan ganda. Ada dua ponsel mutakhir yang dirilis tiap tahun, yaitu Galaxy S pada paruh pertama dan Galaxy Note pada paruh akhir.

Bila kabar yang beredar tepat, berarti strategi tersebut akan segera ditinggalkan dan Samsung bakal menjagokan satu lini ponsel saja, yaitu seri Galaxy S. Kualitas produk tersebut pun dapat ditingkatkan dan lebih terjamin.

Informasi yang dirangkum KompasTekno dari Korea Herald, Rabu (19/10/2016) menyebutkan bahwa alasan perubahan strategi tersebut terkait dengan pengelolaan jadwal produksi ponsel.

Saat ini, jadwal perilisan ponsel Samsung sudah begitu ketat. Proses produksi pun mesti digeber sehingga disinyalir berpengaruh pada kualitas produk akhir.

Alasan inilah yang disinyalir membuat Galaxy Note 7 bermasalah, seperti baterai yang meledak dan terbakar. Perusahaan asal Korea Selatan itu pun langsung meresponnya dengan penarikan unit di seluruh dunia.

Berikutnya, pengguna Galaxy Note 7 pun mendapatkan penggantian, salah satunya berupa unit ponsel yang diyakini sudah aman. Namun malang, pasca pengiriman unit baru ini, masih muncul kasus serupa.

Sejumlah pengguna melaporkan bahwa unit pengganti Samsung Galaxy Note 7 tiba-tiba berasap dan terbakar. Samsung langusng menjawab masalah ini dengan penghentian produksi seluruh unit Galaxy Note 7.

Kasus ledakan dan kebakaran pada ponsel Galaxy Note 7 diduga akibat cacat pada baterai litihium-ion yang dipakainya. Hal ini, disinyalir, turut mempengaruhi keputusan Samsung untuk mengubah strategi penjualan ponselnya tahun depan.

“Sementara ini, masih belum diketahui apa tindakan yang akan diambil Samsung demi memperbaiki kekacauan yang melibatkan Galaxy Note 7 itu. Tapi bisa dipastikan mereka akan mengubah strategi marketing yang ada. Portfolio produk pun akan berubah,” terang sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Rabu, 25 Januari 2017

Facebook Messenger Bakal Tawarkan Bahan Obrolan

 Facebook Messenger ternyata "mengintip" kegiatan penggunanya. Hasil pengintaian ini dipakai untuk menunjang fitur baru yang berfungsi merekomendasikan topik obrolan antara sesama pengguna Messenger.



Fitur baru yang dimaksud bernama Conversations Topic. Facebook memang belum merilisnya ke seluruh pengguna karena masih dalam uji coba skala kecil. Jadi, baru orang-orang terpilih saja yang sudah bisa merasakan keberadaan fitur tersebut.

Cara kerja Conversation Topic ini adalah menampilkan referensi mengenai kegiatan yang sedang atau telah dilakukan oleh orang-orang dalam daftar pertemanan pengguna.

Tujuannya sederhana, yaitu menemukan topik untuk memulai pembicaraan dengan orang baru atau lama, tanpa harus stalking ke linimasa mereka.

View image on Twitter
View image on Twitter
 Follow
 🕸Chris Messina ✔ @chrismessina
Clever: @messenger now suggests conversation starters based on things your friends have done recently.
3:25 AM - 17 Oct 2016 · San Francisco, CA, United States
  85 85 Retweets   99 99 likes
Tampaknya, sebagaimana informasi yang dirangkum KompasTekno dari TechCrunch, Rabu (19/10/2016), Conversation Topic mengandalkan asupan data dari Facebook untuk menyusun referensi berisi kegiatan penggunanya. Contoh data yang dipakai antara lain lokasi atau acara yang akan dikunjungi.

Sejauh ini telah diketahui bahwa Conversation Topic itu dimuat dalam sebuah halaman khusus yang ada di bagian home screen. Topik yang disarankan muncul tepat di bawah nama teman Anda, sedangkan di sisi kanan, terdapat indikator yang menperlihatkan kapan dia terakhir kali online.

Keberadaan Conversation Topic ini diketahui dari kicauan pengembang aplikasi sekaligus pengguna iOS bernama Chris Messina. Dia menemukannya saat membuka aplikasi Messenger untuk iOS.

Jumat, 20 Januari 2017

Fujitsu Luncurkan Dua Server Berbasis x86

 Fujitsu mengumumkan model-model baru jajaran server x86 Primequest, yakni seri 2800B3 dan 2800E3, yang mendukung migrasi dengan performa sekelas Unix bagi pelanggan yang hendak melakukan migrasi ke arsitektur server berbasis x86.



Model-model server Primequest terbaru yang dihadirkan oleh Fujitsu tersebut diklaim memiliki performa dan stabilitas, serta andal dipakai di lingkungan komputasi enterprise, tanpa mengakibatkan terjadinya downtime yang tidak dikehendaki.

Server Primequest 2800E3 memadukan dua keunggulan sekaligus, dari sisi ekonomis maupun fleksibilitas server x86 berstandar industri yang telah dilengkapi dengan fitur-fitur mission-critical kelas atas.

Primequest 2800E3 didukung prosesor Intel Xeon E7-8800 v4 dan siap untuk dilakukan scale-up hingga 192 cores dengan kapasitas memori hingga 24 TB DDR4.

Sementara Fujitsu Primequest 2800B3 hadir dengan 8-socket rack server plus dipersenjatai dengan prosesor Intel Xeon E7-8800 v3 yang bisa di-scale up hingga 192 cores, dengan RAM DDR4 24 TB.

Seri ini dilengkapi pula dengan 32 slot PCIe 3.0 dan RAS tercanggih, pas untuk mendukung operasional database tinggi, solusi-solusi in-memory, serta aplikasi-aplikasi business-critical lainnya.

Server-server berbasis x86 kelas atas milik Fujitsu ini kini juga menyediakan path mutakhir bagi pelanggan yang menggunakan sistem berbasis UNIX, seperti sistem SAP ERP dan database Oracle.

Kedua server Primequest mutakhir ini juga telah tersertifikasi dan mendukung database in-memory SAP, SAP HANA.

Achmad S Sofwan, Managing Director, Fujitsu Indonesia, dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Rabu (19/10/2016), menuturkan, "Server yang kami ciptakan ini begitu tangguh dan andal dalam mendukung bisnis."

"Kami berharap akan banyak pelanggan mulai melakukan modernisasi pada sistem berbasis Unix," lanjutnya.

Minggu, 15 Januari 2017

MacBook Pro "Keyboard" Layar Sentuh Meluncur 27 Oktober?

Apple dikabarkan hendak menggelar acara peluncuran pada 27 Oktober 2016. Kali ini, pabrikan Cupertino itu disebut-sebut bakal merilis beberapa lini laptop MacBook dan dekstop iMac baru, termasuk MacBook Pro yang dilengkapi tombol sentuh.



Hal itu diungkap sumber dalam Apple yang enggan disebut identitasnya. Dua model MacBook yang katanya bakal meluncur adalah MacBook Air 13 inci dengan USB-C, serta MacBook Pro dengan jeroan prosesor Intel Skylake dan model keyboard baru yang mengusung tombol layar sentuh.

Selain lini MacBook, sumber itu juga menyebut akan ada beberapa lini komputer iMac anyar, sebagaimana dilaporkan TechCrunch dan dihimpun KompasTekno, Rabu (19/10/2016).

Penerus monitor Thunderbolt juga bakal dirilis Apple, yang digadang-gadang memiliki tampilan resolusi hingga 5K (5 kali Full HD).

Diketahui, Apple terakhir kali meluncurkan lini MacBook pada April tahun ini. MacBook dengan layar retina 12 inci itu menjadi MacBook paling ringan dan tipis sepanjang sejarah. Bobotnya cuma 900 gram dan tebalnya 13,1 mm.

Hingga kini Apple belum mengonfirmasi isu yang beredar soal MacBook dan iMac termutakhir. Perusahaan berlogo apel itu juga belum menyebar undangan untuk acara tanggal 27 Oktober.

Jika benar, Oktober agaknya menjadi waktu yang pas dan dipilih para vendor untuk meluncurkan seri laptop atau PC baru. Selain Apple, Microsoft juga dijadwalkan bakal merilis seri Surface baru pada 26 Oktober mendatang.

Selasa, 10 Januari 2017

Gara-gara Drone, Turis Dipenjara 13 Hari

Chris Hughes tak menyangka drone DJI Phantom yang dibawanya ke Kuba bakal berbuah urusan panjang dengan pihak otoritas negeri tersebut.



Tepatnya, dia terpaksa menghabiskan waktu 13 hari di dalam bui gara-gara wahana terbang nirawak tersebut, akhir September lalu.

“Saat menerbangkan drone DJI untuk keperluan rekreasional, saya ditahan oleh perwira Militer Kuba,” ujar Hughes yang berasal dari Toronto, Kanada, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari PetaPixel, Rabu (19/10/2016).

Pihak otoritas Kuba rupanya curiga Hughes merekam video untuk keperluan spionase atau terorisme.

Setelah ditanyai selama belasan jam dan disita barang-barangnya, Hughes pun dijebloskan dalam tahanan.

Padahal, sebelum kejadian itu, Hughes mengatakan drone yang bersangkutan telah lolos pemeriksaan imigrasi di Kuba. Dia pun sempat menghabiskan dua hari merekam pemandangan di Kuba.


PetaPixel
Potongan gambar dari video rekaman drone Chris Hughes di Kuba

Saat ditangkap, Hughes sedang mengambil video dengan drone di daerah Revolution Square yang berisi memorial untuk Che Guevara dan dulu sering digunakan Presiden Kuba Fidel Castro untuk menggelar pawai politik.

Untunglah, pemerintah Kanada kemudian berhasil mengontak polisi Kuba dan menjelaskan duduk perkaranya.

“Pejabat konsular di kedutaan Kanada di Havana, Kuba, telah memberikan layanan konsular untuk seorang warga negara yang ditahan,” ujar seorang juru bicara pemerintah Kanada.

Hughes pun kembali menghirup udara bebas setelah menghabiskan 13 hari dalam sel gelap dan sempit berukuran 2x2 meter. Dia mengatakan tak kapok dan berniat kembali mengunjungi Kuba di waktu yang akan datang.

“Ini sebenarnya salah saya sendiri karena tak mendalami peraturan setempat.” katanya. “Hanya karena tidak dihentikan di imigrasi karena membawa drone, bukan berarti perangkat tersebut bisa dipakai.”

Kamis, 05 Januari 2017

Samsung Resmikan Z2, "Tizen" Pertama di Indonesia Dijual Rp 899.000

 Samsung resmi meluncurkan smartphone bersistem operasi Tizen di Indonesia pada hari ini, Rabu (19/10/2016), di Ballroom Hotel Intercontinental Mid Plaza, Jakarta.



Bertajuk "Samsung Z2", ponsel tersebut sudah lebih dulu diperkenalkan di India pada akhir Agustus lalu.

"Z2 adalah smartphone Tizen pertama yang kami bawa ke Indonesia. Ini sudah mendukung teknologi 4G LTE," kata Presiden Samsung Electronics Indonesia, Jaehoon Kwon, di atas panggung peluncuran.

Hal ini menunjukkan keseriusan Samsung untuk berkembang lebih mandiri dengan memakai sistem operasi Tizen 2.4 buatan Samsung sendiri. Beberapa keunggulan sistem operasi tersebut mencakup dukungan jaringan 4G di semua band, fitur penghemat data dan baterai, serta kemampuan personalisasi yang diklaim lebih membebaskan penggunanya.

Aplikasi-aplikasi yang familiar dengan netizen Tanah Air pun sudah tersedia, misalnya WhatsApp, Line, Facebook, dan Instagram. Namun, aplikasi ride-sharing yang membumi seperti Go-Jek, Grab, dan Uber, belum ada di toko aplikasi Tizen Store.

Untuk mendukung ekosistem Tizen, Samsung juga gencar menggandeng developer lokal untuk membuat aplikasi berbasis Tizen. Salah satunya dengan mengadakan kompetisi Indonesia Next App 3.0 pada Juli lalu.

Baca: Apa Itu OS Tizen di Samsung Z2, Bedanya dengan Android?

Tak seperti seri Samsung yang sudah-sudah, Z2 dibanderol dengan harga relatif murah yakni Rp 899.000. Ini dimaksudkan untuk memperluas penetrasi smartphone di Indonesia.

Dalam hal ini, para pengguna feature phone bisa beralih ke smartphone hanya dengan merogoh kocek ratusan ribu rupiah. Sesuai harganya, ponsel ini menyasar anak muda dan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Spesifikasi yang disematkan meliputi prosesor quad-core Speadtrum SC9830I, RAM 1 GB, dan memori 8 GB yang bisa diekspansi dengan memanfaatkan slot microSD. Layar ponsel sendiri dirasa cukup dengan ukuran 4 inci berteknologi TFT dan resolusi WVGA. Samsung Z2 memiliki slot kartu SIM ganda (dual SIM) GSM.

Baca: Buat Apa Samsung Bikin OS Tizen?

Untuk kamera, Z2 memercayakan pada sensor beresolusi 5 megapiksel (utama) dan VGA (selfie). Baterainya sendiri berkapasitas 1.500 mAh.

Bundling dengan Smartfren

Bersamaan dengan peluncuran Z2, Samsung juga mengumumkan bundling dengan operator Smartfren melalui paket "Smart Plan Galaxy Double Quota". Dengan harga Rp 899.000, pengguna sekaligus mendapat kartu perdana Smartfren.

Lalu, pengguna bisa isi pulsa minimum Rp 20.000 sebelum tujuh hari setelah aktivasi. Dengan pulsa yang diisi, pengguna berhak mendapat bonus kuota data dua kali lipat dan berlaku hingga 12 bulan.

Jumat, 30 Desember 2016

Apple Terancam Gagal Punya Mobil Tanpa Sopir

Rencana Apple menghadirkan mobil tanpa awak alias self-driving car agaknya harus berhenti di tengah jalan. Ratusan anggota tim proyek yang dinamai "Titan" tersebut telah mengundurkan diri.



Keseluruhan tim sendiri awalnya berjumlah 1000-an orang. Ratusan anggota tim yang masih bertahan, menurut sumber dalam, meminta ditempatkan ke divisi-divisi Apple lainnya.

Hal ini belum dikonfirmasi secara gamblang oleh pabrikan Cupertino, namun desas-desusnya telah ramai beredar.

Dilansir KompasTekno, Rabu (19/10/2016) dari Bloomberg, masalah di dalam tubuh tim bersumbu pada perbedaan pendapat soal strategi bisnis, isu kepemimpian, serta kurangnya perhatian yang diberikan manajemen Apple ke proyek tersebut.

Di tengah kerenggangan hubungan antar-anggota tim proyek Titan, para petinggi Apple malah menekan dengan mematok sebuah tenggat waktu. Per akhir 2017, Apple meminta tim proyek Titan mampu membuktikan bahwa sistem mobil tanpa sopir yang dibangun layak dan berprospek.

Pasca penentuan tenggat tersebut, para anggota tim proyek Titan semakin banyak yang hengkang.

Dimulai sejak 2014

Proyek Titan dimulai sejak dua tahun lalu dengan ambisi dan optimisme kuat. Kala itu konsultan kawakan McKinsey & Co mengestimasi proyek tersebut bakal bernilai 6,7 triliun dollar AS atau sekitar Rp 87.254 triliun per 2030.

Apple pun gencar merekrut anggota tim. Produsen iPhone tersebut menargetkan desain mobil tanpa awaknya sudah jadi pada awal 2020. Apple berharap proyek Titan bisa merevolusi industri mobil, sama seperti yang dilakukan iPhone saat pertama kali meluncur pada 2007 silam.

Masalah internal tim mulai terjadi pada akhir 2015 lalu. Para petinggi tim bersilang pendapat soal peta arah proyek. "Ini benar-benar kegagalan kepemimpinan," kata seseorang yang berada di lingkaran dalam.

Ubah strategi

Awal 2016, Apple akhirnya menunjuk mantan engineer Ford, Steve Zadesky, untuk mengepalai proyek Titan. Beberapa bulan setelahnya, Bob Mansfield yang merupakan salah satu pembuat iPad juga bergabung di jejeran pemimpin proyek tersebut.

Keduanya hadir di masa-masa sulit tim, di mana para anggota tak lagi percaya pada masa depan Titan. Alhasil, Mansfield mengambil keputusan besar dengan mengajukan perubahan strategi bisnis Titan.

Menurut dia, cita-cita Apple membangun mobil listrik tak bersopir tak realistis dengan kondisi tim yang ada sekarang. Ia mengatakan hal paling mungkin dilakukan adalah membuat platform untuk self-driving car, bukan perangkat mobilnya.

Juru bicara Apple belum mau berkomentar atas informasi yang diberikan beberapa sumber dalam tersebut. CEO Apple Tim Cook pun irit bicara.

"Industri mobil sedang mengalami perubahan besar-besaran," cuma itu ucapan Cook.

Minggu, 25 Desember 2016

Debut di AS, Apa Saja yang Akan Dirilis LeEco?

LeEco, vendor smartphone asal China, telah menyebar undangan acara peluncuran yang bakal berlangsung di San Francisco, AS, pada 19 Oktober. Melalui acara ini, LeEco ingin menunjukkan taji sekaligus debutnya di dunia barat, khususnya AS.



Dalam acara bertajuk "Big Bang Conference", LeEco dikabarkan bakal menggebrak pasar AS dengan langsung merilis beberapa produk elektronik, seperti dua seri smartphone ditambah dengan empat seri perangkat televisi.

Kedua smartphone tersebut dikatakan sebagai LeMax 2 dan Le S3. Sementara itu, empat televisi yang akan dirilis antara lain LeEco Super X43 Pro TV, X55 TV, X65 TV, dan uMAx85 TV.

Kabar mengenai kehadiran perangkat-perangkat itu sempat bocor di situs resmi LeEco sebelum akhirnya dihapus.

Android LeMax 2 sendiri sebenarnya sudah dirilis di China beberapa waktu lalu. Smartphone ini dibekali dengan layar 5,7 inci beresolusi QHD, SoC Snapdragon 820 quad-core, RAM 4 GB, dan media penyimpanan berkapasitas 64 GB. Ada juga kamera utama 21 megapiksel dan kamera depan 8 megapiksel.

Baca: LeEco Siapkan Android RAM 8 GB, Baterai 5.000 mAh ?

Sementara itu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Android Police, Rabu (19/10/20160, Le S3 dikatakan sebagai produk yang benar-benar baru.

Smartphone ini digosipkan menyasar segmen kelas menengah dan menjadi penerus Le2. Belum ada bocoran spesifikasi mengenai produk yang satu ini.

Sebagai gambaran saja, LeEco Le2 pendahulunya memiliki layar 5,5 inci Full HD, SoC Snapdragon 652 octa-core, RAM 3 GB, dan kamera belakang 16 megapiksel. Seharusnya, Le S3 tidak akan memiliki spesifikasi yang jauh berbeda.

Untuk perangkat televisi, belum ada informasi apa pun yang beredar. Mengingat selama ini LeEco selalu merilis televisi beresolusi 4K, kemungkinan keempat produk baru tersebut juga memiliki kemampuan yang sama.

Selain itu, LeEco dikabarkan juga akan merilis sepeda pintar dan berbagai konten untuk pasar AS.

Nama LeEco sendiri selama ini memang belum begitu populer kecuali di China. Pertama berdiri pada tahun 2004 sebagai LeTV. Perusahaan ini didapuk sebagai Netflix-nya China karena memiliki layanan serupa, yakni streaming film.

Agar konten dari LeTV bisa dinikmati secara luas, LeEco mulai memproduksi televisi. Di perangkat tersebut, sudah tersedia aplikasi LeTV.

Pada tahun 2015, LeEco mulai memproduksi smartphone. Ponsel bikinan LeEco dikenal memiliki spesifikasi yang tinggi, tetapi berbanderol murah. Aplikasi LeTV juga hadir di perangkat yang satu ini.

Selasa, 20 Desember 2016

Kartu Grafis GeForce Terbaru Sulap PC Tua Jadi PC Gaming

Game komputer masa kini membutuhkan kemampuan olah grafis yang mumpuni supaya bisa berjalan lancar. Karena itu, sulit untuk mengandalkan GPU yang terintegrasi di dalam prosesor saja.



Hal tersebut digarisbawahi oleh Technical Marketing Manager Nvidia, John Gillooly, ketika berkunjung ke Jakarta untuk memperkenalkan seri kartu grafis baru perusahaannya, GeForce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti.

“Sebagai contoh, PC tua berbasis Core i5 Haswell (generasi ke-4) keluaran 3 tahun lalu hanya bisa menjalankan game dengan frame rate rata-rata 7 FPS,” ujar Gillooly.

Memperbarui prosesor ke prosesor Core i5 generasi terbaru (Skylake) yang memiliki GPU terintegrasi lebih bertenaga memang bisa memompa frame rate.

Namun itu pun masih belum cukup membuahkan gameplay yang mulus karena frame rate rata-rata masih mentok di kisaran 9 FPS. Dengan kata lain, game  modern masih berjalan terpatah-patah.

“Sebaliknya, kalau Anda memasangkan Core i5 Haswell dengan GeForce GTX 1050, maka angka frame rate rata-rata akan naik jauh menjadi 60 FPS,” klaim Gillooly.

Kartu grafis seri GeForce GTX 1050 digadang-gadang jadi andalan Nvidia di segmen bawah, setelah GeForce GTX 1080 di papan atas dan GeForce GTX 1070 di kelas menengah.

Dua model kartu grafis baru ini disebut memiliki kinerja hingga tiga kali lebih tinggi dibandingkan seri produk GeForce GTX 650 yang sejaman dengan Core i5 Haswell.

Nvidia berencana merilis GeForce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti pada 25 Oktober mendatang. Banderol harganya dipatok sebesar 109 dollar AS untuk GTX 1050 dan 139 dollar AS untuk GTX 1050 Ti.

Incar “upgrader” komputer

Director of Techical Marketing Nvidia Asia Pacific, Jeff Yen, menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja mengincar mereka yang sedang mencari-cari kartu grafis untuk memainkan game terbaru.

Sebagian pemilik komputer, menurut dia, memiliki kebiasaan melakukan upgrade tiap tiga tahun sekali, saat hardware sudah tak mampu menangani aneka game terbaru dan lompatan kinerja antar-generasi komponen sudah sangat terasa.


Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Proses upgrade dengan menambah kartu grafis GeForce GTX 1050 diklaim sangat mudah dan bisa dilakukan dengan tiga langkah sederhana.


“Karena itu, kami menyediakan pilihan baru di entry level. Kartu grafis ini bakal menarik untuk banyak orang,” ujar Yen ketika ditemui usai acara.

Baca: Nvidia RIlis GeForce GTX 1050 dan GTX 1050 Ti

Soal kinerja game yang bisa terdongkrak dengan memasang GeForce GTX 1050, Yen menjelaskan bahwa hal tersebut bisa terjadi karena performa game masa kini lebih tergantung pada kinerja GPU, bukan CPU (GPU bound).

Walhasil, penambahan kartu grafis baru pun bisa menghasilkan peningkatan kinerja yang jauh lebih terasa, ketimbang melakukan upgrade CPU.

“Selain itu, menambah kartu grafis seperti GTX 1050 ini lebih ekonomis ketimbang mengganti basis CPU,” imbuh Yen.

Proses upgrade dengan memasang kartu grafis baru pun lebih mudah, ujar dia. Cukup dengan mencari slot PCI-Express x16 yang menganggur di motherboard dan menancapkan kartu grafis.

Untuk GeForce GTX 1050, pengguna tak perlu memasang kabel daya tambahan (PCI-e 6-pin) karena seri kartu grafis ini beroperasi dengan daya maksimal 75 watt.

Kamis, 15 Desember 2016

Beredar, Malware Android Pengajak Selfie

Pembuat malware makin kreatif dalam memancing korbannya agar membeberkan keterangan sensitif. Minggu ini ditemukan program berbahaya di Android yang mampu mengajak selfie.



Bukan sembarang selfie, melainkan memotret diri sendiri bersama kartu identitas seperti SIM, KTP, atau paspor untuk mencuri detil-detil informasi personal sang korban.

Malware hasil temuan McAfee Labs Mobile Research Team itu berupa trojan yang menyamar sebagai video codec, plug-in flash, atau aplikasi dari situs porno, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Gizmodo, Rabu (19/10/2016).

Padahal, jenis-jenis aplikasi di atas tidak pernah meminta verifikasi berupa foto identitas pengguna.


McAfee
Trojan baru di Android mengajak korban memasukkan detil informasi kartu kredit serta mangajak selfie.


Selain itu, korban juga diminta memberikan informasi-informasi lain, seperti nomor-nomor kartu kredit, serta nama-nama anggota keluarga.

“(Informasi-informasi tersebut) sangat berguna bagi kriminal cyber untuk mengkonfirmasi identitas korban dan mengakses tak hanya akun bank, namun mingkin juga media sosial,” tulis McAfee dalam laporannya.

Supaya lebih meyakinkan, si pembuat malware merancang program jahatnya agar tampak seperti aplikasi dari Google Play.

Malware “selfie” ini merupakan salah satu varian baru dari trojan bank Android Acecard atau Torec yang sudah banyak dikenal.

Sabtu, 10 Desember 2016

Buat Apa Samsung Bikin OS Tizen?

Samsung menaruh harapan besar pada sistem operasi Tizen buatannya. Sistem operasi alternatif Android tersebut akan dijadikan sebagai pondasi untuk membangun ekosistem Internet of Things (IoT).



Hal itu dikemukakan oleh Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant usai peluncuran Samsung "Tizen" Z2, Rabu (19/10/2016), di Ballroom Hotel Intercontinental, Jakarta.

"Kesempatan ke depannya Tizen ini untuk konektivitas perangkat pintar Samsung. Arahnya ke IoT, seperti menghubungkan smartphone dengan wearable, headset VR, dan home appliances buatan Samsung lainnya," kata dia

Menurut Denny, Tizen selama ini sudah menjadi sistem operasi andalan untuk perangkat pintar Samsung di luar smartphone, misalnya smart TV, smart refrigerator, dan headset VR. Untuk lini ponsel pintar, ia mengakui Samsung masih lebih banyak bersandar pada sistem operasi Android buatan Google.

Namun, dengan kehadiran Samsung Z2, Denny optimis Tizen akan semakin banyak diimplementasikan pada ponsel-ponsel selanjutnya. Bahkan ia yakin Tizen nantinya bukan cuma untuk smartphone low-end, tapi untuk semua segmen pasar.

"Sekarang Z2 ini masih perkenalan awal. Kami akan lihat antusiasmenya bagaimana. Z2 juga belum bisa terhubung dengan smart TV dan perangkat pintar lain. Semua masih dalam proses, tapi tujuannya memang ke sana (IoT)," ia menuturkan.

Diketahui, Samsung untuk pertama kalinya memboyong smartphone berbasis Tizen di Indonesia, yakni Z2. Ponsel yang dibanderol Rp 899.000 tersebut sebelumnya sudah diperkenalkan di India pada akhir Agustus lalu.

Baca: Samsung Resmikan Z2, Tizen Pertama di Indonesia Dijual Rp 899.000

Samsung menggarisbawahi tiga keunggulan Tizen, yakni ringan, bersistem terbuka, dan mendukung koneksi antar-perangkat atau IoT. Pada Z2, beberapa aplikasi populer sudah terbenam otomatis.

Beberapa di antaranya adalah Line, WhatsApp, Instagram, dan Facebook. Aplikasi lainnya juga bisa dieksplor melalui toko virtual Tizen Store. Secara keseluruhan, ada 6.500 aplikasi yang tersedia di Tizen Store.

Sementara itu, yang eksklusif untuk Z2 sejauh ini ada lebih dari 2.700 aplikasi. Dari angka itu, baru 1.600 yang dapat digunakan di pasar Indonesia. Ke depan, Samsung mengatakan akan memboyong lebih banyak aplikasi populer untuk menjawab kebutuhan netizen Tanah Air.

Senin, 05 Desember 2016

Belum Ada Go-Jek dan BBM di Tizen Samsung Z2

 Samsung baru saja merilis smartphone Tizen pertamanya di Indonesia, yakni seri Z2. Namun sebagai sistem operasi baru, aplikasi yang dimiliki OS Tizen belum selengkap Android.



Memang aplikasi-aplikasi yang familiar di Android sebagian besar juga tersedia di Tizen, seperti WhatsApp, Line, Facebook, dan Instagram.

Namun, aplikasi-aplikasi yang membumi seperti aplikasi ride-sharing Go-Jek, Grab, dan Uber, dan aplikasi chatting BlackBerry Messenger (BBM) yang populer di Indonesia belum tersedia di toko aplikasi Tizen Store.

Bagaimana cara Samsung mengakalinya? Untuk mendukung ekosistem Tizen, Samsung gencar menggandeng developer lokal untuk membuat aplikasi berbasis Tizen.

"Salah satunya dengan mengadakan kompetisi Indonesia Next App 3.0 pada Juli lalu," kata Presiden Samsung Electronics Indonesia, Jaehoon Kwon di sela peluncuran Z2, Rabu (19/10/2016).

Dalam kompetisi ini, pengembang aplikasi ditantang untuk membuat aplikasi di tiga kategori platform, yakni Tizen Smartphone, Wearable/Gears Apps dan Gear VR Content.

Bisa jadi jika ke depannya aplikasi Tizen sudah memiliki basis pengguna yang banyak, aplikasi-aplikasi populer seperti Go-Jek, Grab, Uber, BlackBerry Messenger (BBM) juga akan dibuat di platform Tizen.

Rabu, 30 November 2016

Ini Dia, Spesifikasi Samsung "Tizen" Z2

Samsung Z2, smartphone dengan sistem operasi Tizen yang dibangun oleh Samsung sendiri, akhirnya dirilis secara resmi di Indonesia, Rabu (19/10/2016).



Smartphone alternatif Android tersebut sudah lebih dulu diperkenalkan Samsung di India pada akhir Agustus lalu.

"Z2 adalah smartphone Tizen pertama yang kami bawa ke Indonesia. Ini sudah mendukung teknologi 4G LTE," kata Presiden Samsung Electronics Indonesia, Jaehoon Kwon di acara peluncuran di Jakarta.

Samsung Z2 mengusung layar ukuran 4 inci berteknologi TFT dan resolusi WVGA.

Dari segi hardware, chipset Speadtrum SC9830I diusung oleh Samsung Z2, dipadukan dengan memori RAM 1 GB, dan memori internal 8 GB.

Prosesor Samsung Z2 mengandalkan seri Cortex-A7 Quad-core 1,5 GHz, dan GPU (prosesor grafis) Mali-400MP2.

Jika memori penyimpanan dirasa kurang, Samsung menyertakan slot microSD untuk ekspansi. Samsung Z2 juga memiliki slot kartu SIM ganda (dual SIM) GSM.

Baca: Apa Itu OS Tizen di Samsung Z2, Bedanya dengan Android?

Untuk kamera, Z2 mengusung sensor beresolusi 5 megapiksel (utama) dengan bukaan lensa f/2.2 ditambah fitur flash LED. Sementara kamera depannya beresolusi dan VGA dengan bukaan lensa f/2.4.

Kapasitas daya baterai yang diusung Samsung Z2 sebesar 1.500 mAh.

Di Indonesia, Samsung Z2 dirilis dengan banderol harga Rp 899.000 dan tersedia mulai Oktober 2016.

Berikut spesifikasi singkatnya:

Layar: 4,0 inci 480 x 800 piksel
OS: Tizen OS, v2.4
Chipset: Spreadtrum SC9830
CPU: Quad-core 1.5 GHz Cortex-A7
GPU: Mali-400MP2
RAM: 1 GB
Memori internal: 8 GB
Kamera: Depan VGA f/2.4, Belakang 5 MP f/2.2 flash LED
Konektor: jack audio 3,5 mm, microUSB v2.0
Dimensi: 121,5 x 63 x 10,8 mm
Bobot: 127 g
SIM: Dual SIM GSM (Micro-SIM, dual stand-by)
Waktu bicara: hingga 8 jam (3G)
Warna: Emas, Hitam, Merah

Jumat, 25 November 2016

WiFi Gratisan di Stasiun India Dipakai Akses Situs Porno

WiFi publik atau Internet gratis sudah lazim disediakan di berbagai lokasi oleh pemerintah atau lembaga kota tertentu. Namun ternyata tak semua orang memanfaatkannya untuk hal yang berguna.



Contohnya peristiwa yang diketahui terjadi di India, khususnya kota Patna. Internet gratis yang disediakan di stasiun kereta kota tersebut justru paling banyak dimanfaatkan untuk mengakses situs porno.

“WiFi di stasiun Patna merupakan yang terbanyak dipakai sebagai alat akses mesin pencari di internet, khususnya untuk pencarian situs porno. Jumlahnya bahkan lebih banyak dibandingkan internet gratis di stasiun kereta api lain,” ujar seorang petugas mini Ratna Raitel, sebuah badan usaha milik pemerintah.

“Ini semua terungkap dari rekaman pemakaian data oleh pengguna (WiFi),” imbuhnya.

Nomor dua pengakses mesin pencari internet dipegang oleh stasiun kereta Jaipur, sedangkan di nomor tiga dan empat adalah kota Bengaluru serta New Delhi.

Informasi yang dilansir KompasTekno dari Economic Times, Rabu (19/10/2016), rata-rata pengguna internet gratis di stasiun Patna banyak mengakses YouTube dan Wikipedia.

Selain itu, banyak yang mengunduh video-video dari situs porno, juga yang sekadar menyaksikannya dalam aliran video (streaming) online.

Ada juga beberapa sebagian orang memakai internet gratis itu untuk mengunduh aplikasi, film Bollywood serta film Hollywood.

Sekarang, RaiTel menyediakan WiFi berkapasitas 1 gigabit di stasiun Patna. Semua pengunjung stasiun tersebut bisa memakainya untuk mengakses internet gratis.

Penyediaan aksesnya dilakukan atas kerja sama antara RaiTel dengan Google. Ini merupakan bentuk kerja sama antara Google India dengan Indian Railways yang ingin merilis WiFi berkecepatan tinggi di sana.

Selain Patna, kota ada total 23 kota lain yang sudah mendapatkan akses internet gratis seperti ini. Targetnya ada sekitar 400 stasiun kereta yang dijanjikan akan mendapatkan internet gratis dalam tiga tahun ke depan.

Saat target sudah terwujud, sistem internet gratis yang tersebar di ratusan stasiun itu akan jadi sistem WiFi publik terbesar di dunia.

Dan tentu saja, bukan cuma para penonton film porno yang bakal menikmati internet gratis dengan cakupan seluas itu. Warga lokal atau turis yang berada di India pun bisa memakainya untuk mendapatkan informasi mengenai kota, peta, budaya dan bahasa dari internet.

Minggu, 20 November 2016

Aplikasi Tizen Belum Sebanyak Android, Ini Dalih Samsung

Di tengah dominasi Android sebagai sistem operasi mayoritas untuk smartphone masa kini, Samsung percaya diri mengembangkan sistem operasi Tizen.



Meski demikian, perlu diakui bahwa jumlah aplikasi yang tersedia di platform Tizen masih sedikit jika dibandingkan dengan aplikasi di Android.

Aplikasi chatting dan media sosial semacam WhatsApp, Line, Instagram, dan Facebook, memang sudah bisa dijajal di smartphone berbasis Tizen. Namun, aplikasi ride-sharing semacam Uber, Grab, dan Go-Jek belum tersedia di toko aplikasi Tizen Store.

Padahal, layanan transportasi berbasis aplikasi saat ini berperan penting dalam memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat modern. Samsung sadar betul hal tersebut.

Baca: Belum Ada Go-Jek dan BBM di Tizen Samsung Z2

"Samsung Z2 ini kan masih perkenalan supaya masyarakat luas tahu soal Tizen," kata Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, Rabu (19/10/2016), usai peluncuran Samsung Z2.

"Kita lihat dulu perkembangannya di masyarakat. Seiring perkembangannya, aplikasi lain juga bakal ada," imbuh Denny.

Denny mengatakan Samsung bakal lebih agresif menelurkan produk-produk berbasis Tizen pada 2017 mendatang. Meski demikian, ia belum bisa mengungkap berapa pastinya jumlah smartphone Tizen yang bakal rilis tahun depan.

"Aplikasi besar pasti akan masuk kalau ekosistem smartphone Tizen juga sudah banyak," dalihnya.

Baca: Buat Apa Samsung Bikin OS Tizen?

Samsung untuk pertama kalinya memboyong smartphone berbasis Tizen di Indonesia, yakni seri Z2. Ponsel yang dibanderol Rp 899.000 tersebut sebelumnya sudah diperkenalkan di India pada akhir Agustus lalu.

Spesifikasi Samsung Z2 sendiri mencakup chipset Speadtrum SC9830I, RAM 1 GB, memori internal 8 GB, kamera 5 megapikzel (belakang) dan VGA (selfie), serta baterai berkapasitas 1.500 mAh.

Selasa, 15 November 2016

"Point Blank" Bakal Bisa Dimainkan di Smartphone

Game Point Blank, yang populer dimainkan di warung internet (warnet) sejak 2009 silam, akan segera bisa dimainkan di ponsel.



Rencananya, Point Blank akan dirilis oleh publisher game True Digital Plus dalam edisi mobile untuk Android dan iOS.

Country Director True Digital Plus, Sofian Martineau mengatakan pengembangan game ini di Indonesia sedang berjalan dan perusahaan akan memulai closed beta testing (CBT) sekitar Oktober ini.

Bila tak ada masalah yang ditemukan, Point Blank Mobile akan dirilis di Indonesia pada 10 November 2016.

Point Blank Mobile ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Pasalnya, pengguna akan bermain dalam perspektif orang ketiga (third person view), bukan perspektif orang pertama (first person view) seperti di versi komputer desktop.

Meski berbeda platform, Sofian menjanjikan kualitas grafis Point Blank Mobile tidak mengecewakan. Kinerjanya pun dijanjikan tetap enteng untuk ukuran mobile.

"Grafisnya top notch tapi mainnya tidak berat. Kami sudah testing di hape RAM 512 MB, ada yang bisa memainkannya, dan ada juga yang tidak bisa. Tapi dengan RAM minimal 1GB (Android) itu sudah bisa dimainkan," terang Sofian saat ditemui KompasTekno, Rabu (19/10/2016).

Ada sejumlah mode permainan yang ditawarkan, yaitu Campaign, Survival, Chalange dan PvP, 1v1, 2v2, 4v4. Masing-masing memiliki rewards dan peringkat.

Pemain Point Blank Mobile juga bisa membeli senjata, baju pelindung dan berbagai item lain dalam permainan. Pembelian ini menggunakan metode potong pulsa.

Sofian menambahkan, untuk pemain Indonesia, perusahaannya telah mengembangkan Point Blank Mobile dalam bahasa Indonesia dan menggunakan server lokal.

Sementara waktu, pemain Indonesia hanya bisa bermain di server lokal tersebut. Namun ke depan akan dikembangkan menggunakan penyimpanan cloud sehingga pemain dari berbagai negara bisa bertanding.

True Digital Plus juga bekerja sama dengan Indosat dan Lenovo. Setiap pemain yang mengikuti pre-order ponsel Lenovo A6600 berbundling Indosat, mulai Kamis (20/10/2016), bisa mendapatkan item langka untuk dipakai dalam Point Blank Mobile.

Kamis, 10 November 2016

Review Bermunculan, Google Pixel Banjir Pujian dan Kritik

Awal Oktober 2016, Google memperkenalkan duo smartphone terbarunya, Pixel dan Pixel XL, yang dimaksudkan sebagai pengganti seri Nexus.



Minggu ini, tepat sebelum Google memulai penjualan perdana Pixel pada 20 Oktober mendatang, sejumlah outlet berita online luar negeri mempublikasikan ulasan smartphone tersebut dalam waktu hampir bersamaan.

Rata-rata ulasan tersebut bernada positif sehingga membuat Pixel seakan banjir ujian. Para pengulas antara lain menggarisbawahi OS Android 7.1 terbaru yang melakukan debutnya pada duo Pixel dan Pixel XL.

Layaknya seri Nexus, Pixel dirancang agar menyajikan pengalaman memakai Android sebagaimana dimaksudkan oleh Google.

Ada juga software Assistant yang berfungsi seperti Siri pada iPhone, yakni dengan mengandalkan printah suara. Antarmuka Assistant dipanggil dengan menyapu layar dari bawah.

“Yang mengagumkan adalah kemampuan Assistant untuk mengerti apa yang saya mau. Software ini hampir selalu benar, di lingkungan yang berisik, bahkan ketika koneksi data tidak bagus,” tulis The Verge.

Cnet mengutarakan pendapat senada dan menjelaskan bahwa Assistant memakai AI bot dan database Google untuk menjawab aneka kebutuhan pengguna, mulai dari mencari tempat makan, rute ke lokasi tujuan, hingga menerjemahkan bahasa.

“Semakin sering Anda menggunakannya, semakin banyak yang ia pelajari dan mengerti tentang Anda,” tulis Cnet.

Unit kamera utama 12 megapiksel pada Pixel turut mendapat pujian. Tak heran, karena menurut DXOMark, kamera Pixel adalah yang terbaik untuk smartphone saat ini.

Wired menyukai hasil tangkapan warna, dynamic range (rentang tangkapan tonal dari gelap hingga terang), serta ketajaman yang disebut “melebihi ponsel-ponsel lain sejauh ini”.

“Memang, Anda tak mendapat fitur zoom atau soft focus seperti iPhone 7 Plus. Meski demikian, hasil fotonya sangat bagus,” tulis Wired.

Hasil-hasil jepretan pengguna Pixel secara otomatis akan diunggah ke Google Photos. Google menyediakan ruang penyimpanan tak terbatas di layanan cloud storage ini untuk para pemilik Pixel.

Tak melulu pujian

Beberapa pengulas mengambil sudut pandang yang lebih kritis. Tak melulu berisi puja-puji untuk duo smartphone baru Google.

New York Times, misalnya, menyoroti kinerja Pixel yang disebut lebih rendah dibandingkan perangkat-perangkat lain yang sekelas.

“Di pengujian aplikasi mobile Geekbench, Pixel sekitar 20 persen lebih pelan dibandingkan iPhone 7 dan Galaxy S7,” ujar New York Times.

Di awal ulasannya, The Verge membahas rancang bangun Pixel dan Pixel XL yang dikatakan sangat mirip dengan iPhone. Konstruksinya menggunakan bahan logam dan kaca yang sudah banyak diterapkan di smartphone high-end saat ini.

Sepertiga sisi atas bagian belakang Pixel dilapis kaca yang turut melindungi unit kamera utama, flash, sensor AF laser, mikrofon dekunder, serta pemindai sidik jari. Selebihnya bagian punggung terbuat dari logam.