Minggu, 20 November 2016

Aplikasi Tizen Belum Sebanyak Android, Ini Dalih Samsung

Di tengah dominasi Android sebagai sistem operasi mayoritas untuk smartphone masa kini, Samsung percaya diri mengembangkan sistem operasi Tizen.



Meski demikian, perlu diakui bahwa jumlah aplikasi yang tersedia di platform Tizen masih sedikit jika dibandingkan dengan aplikasi di Android.

Aplikasi chatting dan media sosial semacam WhatsApp, Line, Instagram, dan Facebook, memang sudah bisa dijajal di smartphone berbasis Tizen. Namun, aplikasi ride-sharing semacam Uber, Grab, dan Go-Jek belum tersedia di toko aplikasi Tizen Store.

Padahal, layanan transportasi berbasis aplikasi saat ini berperan penting dalam memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat modern. Samsung sadar betul hal tersebut.

Baca: Belum Ada Go-Jek dan BBM di Tizen Samsung Z2

"Samsung Z2 ini kan masih perkenalan supaya masyarakat luas tahu soal Tizen," kata Head of Product Marketing IT & Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, Rabu (19/10/2016), usai peluncuran Samsung Z2.

"Kita lihat dulu perkembangannya di masyarakat. Seiring perkembangannya, aplikasi lain juga bakal ada," imbuh Denny.

Denny mengatakan Samsung bakal lebih agresif menelurkan produk-produk berbasis Tizen pada 2017 mendatang. Meski demikian, ia belum bisa mengungkap berapa pastinya jumlah smartphone Tizen yang bakal rilis tahun depan.

"Aplikasi besar pasti akan masuk kalau ekosistem smartphone Tizen juga sudah banyak," dalihnya.

Baca: Buat Apa Samsung Bikin OS Tizen?

Samsung untuk pertama kalinya memboyong smartphone berbasis Tizen di Indonesia, yakni seri Z2. Ponsel yang dibanderol Rp 899.000 tersebut sebelumnya sudah diperkenalkan di India pada akhir Agustus lalu.

Spesifikasi Samsung Z2 sendiri mencakup chipset Speadtrum SC9830I, RAM 1 GB, memori internal 8 GB, kamera 5 megapikzel (belakang) dan VGA (selfie), serta baterai berkapasitas 1.500 mAh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar